Jumat, 25 November 2011

“Ulang Tahun yang Terlupakan”

Aku berdiri berhadapan dengan seseorang yang sangat fenomenal bagiku. Dia sangat gagah, imut, manis, mancung, tinggi, pokoknya sempurna deh. Dia adalah “Zayn Malik”. Yap dia adalah zayn malik, seseorang yang sangat aku idolakan sejak aku masih duduk di bangku kelas 1 smp. Lama-kelamaan wajahku semakin mendekat dengan zayn malik. Aku menutup mataku, dan menggenggam erat pakaian yang ku pakai. Jantungku berdetak kencang seperti gendrang mau perang, darah ku mangalir dari ujung kaki sampai ujung kepala. Tapi takdir berkata lain. Kring... Kring.., (alarm berbunyi) Bruk.. aku terjatuh ke bawah lantai “Aw” rintihku. Aku melihat sekelilingku, ternyata itu semua hanya mimpi. Huft.. kenapa itu semua hanya mimpi kenapa tidak benaran saja . Aku pun meneteskan air mata, “Sudahlah tami itu hanya mimpi, jangan sedih dia hanya idolamu, dia bukan seseorang yang harus kau tangisi.” kataku. Aku menghapus air mataku, dan bangun dari tempat aku duduk tadi. Aku langsung mengambil handuk berwarna biru di dekat tangga. Aku pun menuruni tangga dengan hati-hati dan mata yang sedikit terbuka. Ku lihat ibuku sedang shalat berjamaah dengan ayahku. Aku pun membuka pintu kamar mandi, ku nyalakan lampu kamar mandi dan ku nyalakan air kamar mandi. Kemudian ku sirim tubuhku dengan air yang secara perlahan. Setelah selesai mandi aku pun langsung mengambil air wudhu. Aku pun mengambil muknah yang berada di ruang shalat. Setelah aku selesai shalat, aku lalu berdoa  kepada tuhan agar suatu saat  nanti aku bias bertemu dengan Zayn malik.
            Setelah shalat aku kembali ke kamar ku untuk memakai baju, merapikan kamar tidur,dan membereskan buku yang akan ku bawa nanti ke sekolah. Hufhh.. akhirnya selesai juga tugas ku pagi ini. Aku pun langsung mengambil handphone yang masih di cas di bawah tempat belajar ku.aku langsung mencari aplikasi yang bernama “TWITTER”. Aku pun langsung masuk dengan nama Reymandhaprilia, kata sandi: ******* tak lama kemudian muncul beranda yang berisi status dari seluruh followingku. Aku terkejut melihat nama sang “@zaynmalik”. Aku pun langsung mengirim permintaan kepada zayn malik sebanyak 200 kali, yang berisi agar zayn malik mau follow back dan mau mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku. 10 menit, 30 menit, 1 jam, 1jam setengah telah terlewati namun tak ada balasan darinya, karena hari semakin siang aku langsung off dari twitter. “Pak ayo berangkat, nanti telat”, kataku “iya, tunggu sebentar” jawab bapak, “eee... cepetan nanti telat” jawabku. Kemudian aku pun berangkat menggunakan motor megapro berwarna hitam.
            Sampai di depan sekolah, ku lihat 2 orang laki-laki yang sangat fenomenal bagiku dia adalah Pak Zul dan Pak Gusdek sedang berbincang-bincang. Aku mencium kedua tangan orang tersebut dan pergi meninggalkan mereka. Sesampai di kelas ku lihat semua orang sedang asyik bergosip, “Assalamualaikum” kataku, tak ada yang membalas salamku, mungkin karena sangat ribut jadi tidak ada yang mendengar salamku. Aku meletakkan tasku di tempat biasa aku menyendiri. “Pep, ada pr?” kataku, Pepi hanya menggelengkan kepala tanpa menoleh sedikit pun. Kutanyakan kembali kepada Mbak War dan jawabannya pun sama dengan pepi hanya menggelengkan kepala. Kutanyakan kepada Echa, Putri, Gina, Pipin, Essy, Dayu, dan Eka tapi hasilnya sama saja hanya menggeleng. Aku pun kembali kepada tempat duduk ku. Aku berfikir, kenapa semua orang hari ini tidak ada yang ingin berbicara denganku? Apakah mereka semua puasa berbicara? Tapi tadi mereka asyik bergosip membicarakan artis idola mereka. Aneh, ini memang hari yang sangat aneh, kenapa semua orang yang ku sapa hari ini tidak ada yang ingin berbicara dengan ku? Ada apa dengan semua orang? Atau permasalahan itu ada padaku sendiri? Tapi apa salahku? Semuanya terasa begitu rumit. Galau, itulah persaan yang ku rasakan saat ini. Aku pingin pulang, pulang, dan pulang. Aku tidak betah dengan situasi di kelas ku saat ini. Hufthhhhh… sudahlah pasrah saja.
            Akhirnya bel pulang pun berbunyi, ku lihat teman-temanku sedang mengumpulkan uang dan menunjuk Putri, Dayu, Laras, dan Tatha untuk pergi ke suatu tempat. Aku pergi duduk di teras sambil merenung memikirkan mipiku semalam. Andai saja mimpi itu benar pasti aku senang sekali. Huffttt aku lelah menunggu Zayn malik untuk datang ke Indonesia. Kapan aku bisa bertemu dengan idolaku? Ya allah, aku lelah dengan semua ini, andai saja Zayn malik mau datang ke Indonesia. Tiba-tiba datang seorang temanku yang cantik “Darrr.. na ngapain ayo.. menghayal saja.. ntar kesambet setan baru tau rasa, lagi ngelamunin siapa ayo?” kata Indah “Hahahahaha.. lagi ngelamunin pacar saya” jawabku sambil tersenyum “Hahahaha… pasti Zayn malik dah ni.. udah saya duga..ehhh pulang ayo.. anak kelas lain udah pulang..” ajak indah “Ayo” jawabku. Lalu Aku pun  beranjak dari tempat duduk ku dan berjalan pulang bersama Indah. Di sepanjang jalan menuju pintu gerbang,  aku berbincang-bincang bersama Indah  membicarakan Zayn malik dan Justin bieber. Indah adalah salah satu belibers yang aku kenal. Ia sangat fanatik dengan Justin bieber, yap dia sama denganku, tapi aku adalah seorang Zaynster.
Sampai di depan gerbang sekolah, aku melihat dua orang temanku yang sedang asyik berbicara, namun temanku yang satu ini berlari kemana mungkin karena melihat wajahku. Ada apa dengan dia? Kenapa dia lari ketika melihatku? Hufthh.. lupakan saja, aku lalu menyapa Pepi temanku “Pepi!!!” teriakku “eh ada Tami, kamu belom pulang Tam?” Tanya Pepi “Seperti apa yang kamu lihat, saya belom pulang, saya masih nungguin ayahanda Rubiyanto, M.pd tercinta” kataku sambil tersenyum “Iya Reymandha Aprilia Hutami cantiksss, anaknya ROMA.” Kata Pepi sambil tersenyum “Makasi Febia Arien Lestari anaknya pak Sinar” kataku sambil menjulurkan lidahku. Akhirnya semua teman-temanku yang melihat kejadian tersebut menertawakan kami berdua. “ Eh Tam, sini saya bawaiin tasmu, kasian kamu keberatan” kata Pepi “Aeslah Pepi, tumben baik sama Tami” kata Indah “Arooo paling ada maunya Pepi ini” kataku curiga “Mau, mau, ndak, ndak ni” kata Pepi “Ya sudah kalau emang kamu maksa, ni tas saya, awas rusak, harga diri saya ni” kataku sambil menunjuk kearah tas ku, pepi dan indah pun menggelengkan kepalaku. Saat aku berdiri dan menghadap kebelakang tanpa disadari 3 telur mendarat di atas kepalaku. Ku sekelilingku yang berlumurkan telur aromanya sangat tidak enak, bau, ekek, dan arghhhh sangat menjijikan “Iuhhhhhhh!!” kata gina “Ya allah, kenapa kalian giniin saya, apa salah saya kalian giniin ?” Tanya ku sambil meneteskan air mata “Kamu lupa ya, hari ini kan kamu ulang tahun Tami. Masa kamu lupa sama ulang tahunmu sendiri” jawab Gina “Emang sekarang tanggal berapa?” Tanya ku kembali sambil menghapus air mataku “Tanggal 6 april 2010, Tami sayang” kata Dayu, “Oya saya lupa euy” kataku sambil tertawa, kemudian indah menarik tanganku ke pinggir jalan raya “Sini saya ingetin” kata Indah sambil menarik tangan ku, tiba-tiba tanpa ku sadari Indah melemparkan jus avocad ke arahku. Hufftthhh.. sial nasibku hari ini. Bermacam-macam makanan dan minuman yang di lemparkan kepadaku. Ku lihat sekelilingku semuanya berbau amis. Iuhh rasanya aku ingin mengganti bajuku, teman-temanku tak ada yang berani mendekat kepadaku karena kondisiku yang penuh dengan campuran telur, jus avocad, tepung, tanah, air minum dan sebagainya. Ku lihat Dayu sedang asyik berbincang dengan Putri, aku pun berjalan pelan menuju keduanya, aku langsung memeluk Putri dan kemudian dia berteriak sekencang-kencangnya agar aku melepaskan, dan tak sia-sia usahanya untuk teriak aku pun melepaskan pelukan ku dan pergi berlari menuju Gina, sama dengan Putri, Gina pun juga berteriak agar aku tak mendekatinya. Setelah semuanya terkena dengan campuran, tepung, telur dan lain-lain yang melengket dibajuku, aku pun pulang bersama bapaku. Di jalan aku pun banyak di tertawakan oleh orang-orang yang melihatku. Aku tak memperdulikannya.
            Sampai di rumah aku langsung mandi dan solat. Aku mandi tak sendiri aku di temani oleh ibuku. Selesai mandi aku langsung membuka twitter aku pun langsung mengupdate tweets hari ini “Ulang tahun yang terlupakan” setelah itu aku langsung membuka replies yang berisi mention orang-orang yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada ku. Kubalas mention-mention teman-temanku yang mengucapkan ulang tahun kepadaku. Mataku tertuju kepada nama twitter orang yang selama ini kukagumi yap, dia adalah ZAYN MALIK, dia mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku, aku terdiam sejenak, aku tak bisa mengucapkan apa-apa, aku pun langsung berterimaksaih kepadanya atas mau mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku, setelah itu aku pun kemudian ku buka profil @zaynmalik ku lihat tulisan yang tertera disana “kamu dan dia sekarang sama-sama mengikuti”. Aku tidak percaya dengan semua ini, aku pun lalu berteriak sekencang-kencangnya “Zayn malik follow back gue donk”. Aku pun langsung menulis tweets ku “@zaynmalik follow back gue donk” aku pun tak menyangka karena zayn malik mau ngefollowback aku followers ku yang semula 220 menjadi 1689. Aku senang sekali hari ini, yahh walaupun agak sedikit kesal tapi hari ini adalah hari yang paling indah. 

1 komentar:

Mutiara mengatakan...

Ini cerita beneran ? Ini fakta ?? Aaaa mau jg dong

Posting Komentar

 

Blog Template by BloggerCandy.com