Senin, 25 Juni 2012

Cinta Tak Harus Sempurna (Cerpen)

hey guyss.. ini cerpen tokohnya itu idola gue namanya Kevin Lukas sma Rizky Nazar. Ini cerpen kata-katanya ada yang di contek dari sebelah hehehehe... jadi kalau ada persamaan kata atau salah kata mohon di maklumin yaa.. langsung aja di baca.... Cekidot cekidot cekidot

 

Kevin menatap kosong ke arah buku tulisnya. Diliriknya Jasmine di bangku seberangnya.
Jasmine,” Ucap Rizky. Jasmine dengan segera pun menengok, dan tersenyum menyambut sapaan Rizky.
Jasmine ?” giliran Kevin yg menyapa, namun Jasmine tidak menoleh sedikit pun.
Kelvin kembali menatap buku tulisnya, kini dia mencoret-coret bukunya dengan pulpennya.
Jasmine, Lo harus tau gue sayang sama lo!” Ujar Kevin dalam hatinya.
KEVIN LUKAS, bisakah kau serius sedikit? Konsentrasilah!” tegur Bu Zaitun. Kevin pun menundukkan kepala dan mengerjakan tugas bhs. Inggris yg diberikan oleh Bu Zaitun. Dan akhirnya bel keluar main pun berbunyi. Semua anak keluar untuk keperluan masing-masing termasuk Kevin.

Kevin melangkah pelan menyusuri koridor. Dilihatnya, sosok Rizky sedang asik berbincang-bincang degan seorang gadis. Siapa gadis itu? Dia bukan Jasmine. Melainkan Flo. Tapi, mengapa Rizky mendekati Jasmine, jika ia sudah memiliki Flo? Tanya Kevin dalam hati Sambil berlalu.
Kevin memutuskan kembali ke kelas, hingga bel tanda masuk kelas berbunyi. Ingin menyapa Jasmine. Berat rasanya bagi Kevin. Kevin pun akhirnya hanya bisa diam seribu bahasa, sambil duduk disamping bangku Jasmine. Jasmine yang sedang asik membaca novelnya pun hanya melengos mendapati kehadiran Kevin disampingnya. Kevin mulai berpikiran untuk menyatakan perasaannya pada Jasmine. Namun Kevin seorang penakut. Jadi yg ia lakukan hanya bisa diam membisu.
“Udah masuk belum, Kev?” tanya Jasmine membuka pembicaran.
“Udah.. kok mine” Jawab Kevin
“Oiya, Thel....” kata Kevin lagi
“Apa?” tanya Jasmine memberhentikan membaca novel, dan menoleh ke Kevin.
“Lo suka sama Rizky ya?” tanya Kevin
“Emang kenapa? Kok lo nanya gituJasmine balik tanya
“Nggak, gue Cuma mau bilang kalo sebaiknya lo gausah deket-deket dia lagi deh.” Tutur Kevin
“Gue deket sama siapa itu bukan urusan lo!” kata Jasmine kembali asik dengan novelnya
“Tapi dia Playboy!” ujar Kevin, membuat Jasmine semakin ilfeel.
“Oiya? Wow!”  kata Jasmine sambil pergi meninggalkan Kevin.

Jam pelajaran kosong! Yepp, dimanfaatkan sebagian murid kelas XI-IPA 2 untuk sekedar smsan, atau bercanda. Tak diduga, Rizky maju ke depan kelas. Sambil membawa satu kotak coklat yang dibungkus wadah plastik berbentuk hati.
“Guys! Gue mau nembak seorang cewek dikelas ini.. Cewek yang dapat sekotak coklat dari gue berarti harus mau jadi pacar gue,” Ucap Rizky membuat tercengang gadis-gadis di kelas XI-IPA 2. Secara, Rizky bisa dibilang primadona di sekolah. Cowok paling cool, ganteng, tajir + pinter! Rizky pun berjalan perlahan mendekati bangku Jasmine. Sontak membuat gaduh suasana, dan... Membuat hancur hati Kevin.
Jasmine, Lo mau kan jadi cewe gue?” kata Rizky tersenyum kecil, menyerahkan sekotak coklat itu.
“Gue,...
emmmm” Ujar Jasmine ragu. Jasmine sempat melirik sebentar ke arah Kevin yang bermuram durja, wajahnya lesu.
“T
erima..Terimaa.. Terima” dukung satu kelas, gaduh
“Ia gue mau kok jadi pacar lo ky,” Kata
Jasmine menerima sekotak coklat itu. Membuat senyum Rizky mengembang, dan secepat kilat, Rizky memelukJasmine.
Sungguh membuat air mata
Kevin mengalir. Gadis yang ia suka dari ia kecil itu harus berpacaran dengan Rizky, playboy yang terkenal suka mainin cewek itu.
Kevin bangkit dari tempat duduknya sambil menghampiri bangku Jasmine, yg masih disambut euforia jadian RIZKY-JASMINE.
Jasmine, Rizky.. Selamat ya.” Ujar Kevin menjabat tangan Rizky.
“makasih ya
kev” kata Jasmine dan Rizky bebarengan.

            Kevin menuruni Honda Jazz merahnya dan membukakan pintu untuk mamanya. Kevin mengantar mamanya ke Mall. Disusurinya deretan toko di dalam mall bersama mamanya. Diliriknya seorang pira dan wanita didalam suatu cafe. Wajahnya tak asing dari pandangan Kevin. Diintipnya, dibalik pintu. Setelah mengintipnya, Kevin hanya bisa menggelengkan kepalanya. Sesosok lelaki berambut jabrik, mengenakan hem merah itu Rizky. Dengan siapa dia? Bukan Jasmine, melainkan Flo. Sudah 2kali Kevin memergoki Rizky jalan dengan Flo. Entah apa tanggapan Jasmine mendgar berita ini, yg jelas Kevin segera mengeluarkan iPhonenya dan mengirim sms pd Jasmine, gadis yg sangat ia cintai.
To: Jasmine Fortunata
Jasmine, bisa ga kita ketemuan? Ada yg pingin gua omonginnih sma lo.”
Dgn cepat Kevin mengetik sms itu pada Jasmine.
-Pesan terkirim-
Kevin masih mengintip Rizky dan Flo yg asik berduaan, sambil menunggui balasan dari Jasmine. Sms pun dibalas oleh Jasmine..
From: Jasmine Fortunata
Boleh. Dimana?”
Balas
To: Jasmine Fortunata
“Cafe Pizza’z. Secepatnya!”
-pesan terkirim-
Tak sampai 20 menit, Jasmine benar datang. Kevin menggamit Jasmine, di depan Cafe itu. Tempat Rizky dan Flo berada. Jasmine menghampiri Kevin,
“Ada apa sih kev?’’ tanya Jasmine polos.
“Liat deh,’’ ucap Kevin menunjuk ke arah Rizky & Flo. Kali ini berpelukan..
“Itu bukan Rizky kan?’’ ujar Jasmine tak percaya
“Iya, itu Rizky..” balas Kevin. Jasmine pun tak dapat membendung air matanya. Ia berlari keluar dari Mall dan segera dikejar oleh Kevin.
Jasmine pun menyebrang jalan tanpa melihat kanan-kirinya.. dan, mobil Honda Jazz putih dari arah kiri berkecepatan tinggi itu tak dapat mengerem... Tiiinnn!!! Klakson mobil itu membuat pecah gendang telinga Jasmine, dan dalam sekejap, Brukk!! Jasmine tertabrak mobil berwarna putih itu. Darah bercucuran.. belasan org pun mengerubungi Jasmine. Membuat Kevin yg menyaksikan kejadian itu jadi histeris..
Jasmine!!!’’ seru Kevin sembari menuju ke TKP. Dipangkunya kepala Jasmine di pahanya,
Jasmine lo bertahan ya!! Siapa yg udah panggil ambulance?’’ tanya Kevin cemas. Salah seorang pun menelpon ambulans....
 “assalamualaikum..” ucap kevin dlm telepon saat menelpon Bunda Jasmine untuk mengabari
“waalaikumsalam.. Ini nak Kevin ya? Ada apa yaa kok tumben kamu telpon” Tanya Bunda Jasmine.
“Iya tante. Tante, Jasmine kecelakaan, tante cepetan ke rumah sakit Permata Hati ya.’’ Jelas Kevin.
“astaghfirrullahaladziim.. iya nak, tante segera kesana..” tut.. tut.. tut.. Telpon pun mati.

Kevin menunggu di depan ruangan Jasmine. Ia menunggu penuh kesabaran.. menununggui org tercintanya yg sedang kritis didalam.. Tuhan, oh tuhan. Mengapa ini terjadi? Tak sanggup aku melihat ia terbaring koma di ranjang itu. Hanya ia yg ku sayang & ku kira ia akan bahagia dgn org yg ia sayang, namun mengapa jadi begini? Curhatan Kevin dalam hatinya. Membuat air mata deras mengalir di pipinya..
Kevin!!!” panggil Bunda Jasmine, datang sambil langkah tergopoh
“tante?’’ balas Kevin. Bunda Jasmine tersenyum sedikit, lalu mengintip ke arah ruangan Jasmine. Disandarkannya tubuh kurusnya di kursi, duduk di samping Kevin. Mereka berdua sangat gelisah..
“Kamu sudah ngabarin Rizky?’’ tanya Bunda Jasmine.
“gak, tan. Gak akan. Karena Rizky yang udah bikin Jasmine kayak gini, Rizky selingkuh!” ungkap Kevin, membuat Bunda Jasmine tercengang..
“bisa bertemu dgn ibunda dari Jasmine?” ujar dokter sambil keluar dari ruangan.
“Bisa bisa. Saya dok!” jawab Bunda Jasmine sambil mengikuti dokter ke ruangannya. Kevin pun mengintip ruangan jasmine. Gadis manis itu tergeletak lemah di ranjang rumah sakit. Tangannya diinfus, kepalanya di perban dan.. Oh tuhan! Kakinya diperban, sepertinya terjadi luka serius di kaki Jasmine. Batin Kevin..
Seorang suster keluar dari kamar Kevin, dan menepuk bahu Kevin yang terus-terusan berdoa..
“Kamu yg namanya Kevin? Jasmine ingin bertemu.” Tutur si suster. Kevin pun memasuki kamar Jasmine.
“Kev..” panggil Jasmine. kevin pun duduk di samping jasmine..
“Iya, kamu baik-baik aja kan?’’ tanya kevin.
“iya gw baik baik aja. Makasih ya, entah kalo gak ada lo.. nasib gue udah kaya gimana.” Ucap Jasmine lirih.
“Iya. Gue seneng kok kalo lo udah baikan..” kata Kevin tersenyum.
“Maafin gue ya. Gue bener bener nyesel pacaran sama Kevin. Bener apa kata lo, gue gak nggubris kata kata lo, jadi kaya gini dehh.” Ujar Jasmine, membuat senyum Kevin mengembang.
“iya.. gue maafin kok J” kata Kevin terpotong, karena melihat kedatangan Rizky dan Flo yg tiba-tiba masuk kamar Jasmine..
Jasmine? Ko bisa kaya gini sihh?! Aduuhh, kasihan bgt sih lo, La. Hmmm, kaki lo kenapa ?” tanya Rizky seakan merendahkan Jasmine.
“Gue pincang seumur hidup,” kata Jasmine bersedih.
“Apa? Pincang? Gue gak mungkin dong pacaran sama cewek cacat kayak lo. Jadi.. kita putus aja ya? Gue pun udah punya Flo yg lebih cantik, sempurna. Lo bisa kok jadian sama Kevin, yg lebih tulus dan perhatian sma lo.” Terang Rizky, membuat hati Jasmine remuk.
“gue juga nyesel jadi pacar lo! Pergi lo!’’ usir Jasmine pada Rizky dan Flo
“Jasmine sabar,, sabar..” Ujar Kevin menenangkan jasmine. Rizky pun meninggalkan mereka..
“gue gak yakin ada cowok yg mau sama gue.. keadaan gue kaya gni..” kata Jasmine sendu, sambil menangis.
Jasmine? Lo bilang apa sih? Cinta itu gak harus memandang fisik seseorang,Cinta tak harus memiliki dgn utuh, tak harus sempurna! biar kamu cacat.. aku tau kamu orgnya tulus dan setia.” Kata Kevin membangun semangat Jasmine.
“trus siapa yg mau sama gue?” tanya jasmine menghapus air matanya
“gue’’ balas Kevin sambil menahan senyumnya. Jasmine tercengang dan tersenyum tipis. Ia memeluk kevin,
“Gue juga mau sama lo, kev! Gue tau Cuma lo, cowo baik-baik yg bisa ngertiin gue Kev” ujar thella. Kevin pun mencium kening Jasmine..

 


The End

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Template by BloggerCandy.com